Perjalanan Menuju Kesejatian

676555.jpg

“Aku akan berjalan ribuan kilometer bersama kepalsuan, sampai aku bisa menemukan satu langkah yang benar dan sejati.”

– Sheikh Abul Qasim Al-Junaid

*********

:: Sheikh Abul Qasim al-Junaid bin Muhammad al-Khazzaz an-Nihawandi adalah seorang sheikh sufi pada abad ke delapan.

25 comments

  1. memasuki kesejatian hakiki diiringi oleh laku lahir dan bathin.agar kesadaran rasa menyatu pd ingsun.dan selanjutnya terserah mau lwt yg mana menuju pd cintaNya.
    salamku,
    langitjiwa…

    ========================================================================

    Salam,
    Terima kasih telah berbagi.🙂

    1. Pada hakikatnya semua manusia ingin dicintai oleh orang lain. Apalagi dicintai oleh Allah SWT. Kerana cinta Allah SWT begitu tulus dan tiada berbatas. Kadang hanya manusialah yang tak bisa menempatkan cinta Allah sebagai cinta terindah padahal cinta yang sejati hanya milik Allah SWT. manusia lebih cenderung cinta pada hal yang belum pasti pantas untuk dicintai. Banyak definisi tentang cinta, antara lain cinta adalah pengorbanan, cinta adalah kesetiaan dll. Definisi cinta banyak ertinya hampir semua penulis, filosof, dan ulama punya definisi cinta menurut pemikiran mereka. Bahkan seorang Khalil Gibran penyair asal Lebanon mengatakan Cinta adalah bunga yang selalu mekar dalam segala musim. Namun ada seorang ulama dan penyair yaitu Imam Ibnu Khoil mengatakan Cinta itu tidak dapat didefinisikan tapi hakikatnya dapat dirasakan. Akan tetapi kebanyakan cinta lebih cenderung untuk di ungkapkan makna dan ertinya.Dalam Islam pun ada cinta, kerana Islam menebar kasih sayang dan kedamaian dalam cinta pada sesama. Hal itu terbukti di Al Qur’an pun juga membicarakan cinta. Dan cinta pun dapat dirasakan dengan menangkap keindahan cinta lewat Al Qur’an dan Sunah Rasul. Hal yang bisa menguatkan cinta adalah TAQWA, hingga kelak sampai di syurga. Cinta yang tidak didasari taqwa akan tetap di hisab kelak. Kerana cinta tersebut lebih condong untuk hal-hal yang menimbulkan maksiat dan syahwat. Syahwat adalah sesuatu yang melanggar dari syariah islam. Dan jadikanlah cinta itu sebagai amanah, yang selama cinta diorentasikan untuk ibadah dengan dibingkai taqwa. Maka marilah berlumba-lumba untuk meraih cinta Allah SWT, supaya mendapatkan cinta yang mampu membimbing kita untuk lebih mendekat kepada-Nya.

  2. ..dan diantara kulit dan daging tidak terpisahkan satu sama lain…

    =========================================================================

    Subhanallah, sungguh bahagia bisa berbagi dengan mas Rozy🙂

  3. yup saudaraku, perjalanan ini hanya perjalanan, bukan tujuan.

    =========================================================================

    Terima kasih mas Dana🙂
    *Berusaha untuk berfokus pada proses, bukan hasil*

  4. Assalamu’alaikum Ikhwah Fillah
    Setuju Mas: “Karena kau terpaku pada bentuk, kau tak menyadari makna. Bila kau bijak, ambillah mutiara dari cangkangnya!” -Jalaluddin Rumi. Sekali kalinya saya bermimpi dengan almarhum guru ngaji saya (semoga Allah memberi beliau tempat terbaik yang penuh kenikmatan. Amin), tanpa berucap Beliau berkata: “mutiara kamu ada di dalam”. Beberapa hari saya mencari jawaban tentang makna mutiara yang Beliau maksudkan. IMAN; ya, itulah iman. Dan iman itu pun mengejawantah dalam bentuk amal sholeh, manifestasi dari hakekat penghambaan.
    Wassalam

  5. Menemukan satu kebenaran, memerlukan waktu dan tempuhan yang fanjang…

    =========================================================================

    Mohon doanya pren!😀

  6. Let us begin the journey home. [Mawlana Rumi]

    =========================================================================

    O Allah, guide us to become your true servant. amin

  7. saya bahkan sudah berjalan jutaan langkah dengan kepalsuan sampai saya yakin bahwa kebenaran hanya milik pendusta saja.

    ========================================================================

    Saya masih bingung bagaimana kebenaran bisa dimiliki oleh pendusta? Bisa-bisa si pendusta terbakar oleh kebenaran yang ia miliki.

  8. ah ya.. menuju kesejatian.. hakikat..
    sering aku merasa ragu bisa menemunya tanpa kontaminan lainnya.
    harapanku sederhana mas, bisa tetap menggenggam ghirah itu.

    ========================================================================

    kontaminan?
    ghirah?

    maaf aku tidak mengerti dua kalimat diatas.
    “harapanku sederhana mas, bisa tetap menggenggam ghirah itu.”—> yuk kita sama2 berusaha🙂

  9. 🙂
    maksud saya sebelumnya
    jika seandainya kebenaran yang dicari-cari tak pernah ditemukan bisa saja suatu hari kebenaran milik pendusta adlah suatu tempat yang masuk akal untuk dijadikan tempat pemberhentian.

    apakah kebenaran akan datang dengan mengaku sebagai kebenaran?

    ========================================================================

    ooo maksudnya itu🙂 maaf saya salah paham sebelumnya.

    “apakah kebenaran akan datang dengan mengaku sebagai kebenaran?” Wah pertanyaannya berat sekali🙂 dan saya mohon maaf tidak tahu jawabannya. Saya sendiri tidak tahu apa itu kebenaran, bagaimana bentuknya, bagaimana mencapainya, dan quote diatas saya pajang hanya sebagai usaha saya untuk menyemangati diri saya, agar tidak pernah menyerah dalam perjalanan.

    Terima kasih Bro atas pertanyaannya🙂

  10. kahfi………. ayu setuju dengan kebenaran yang ada dalam jiwa manusia, tapi kebenaran itu sebetulnya tiada dibatasi antara yang shaleh dan yang tak shaleh. benar dan salah baek buruk itu adalah bagian jiwa, jika kamu ingin tahu kebenaran sejati maka selamilah samudra qalbu yang tersembunyi dlama jiwa mu…… gali lah mutiara itu.

  11. kebenaran bisa keluar dari mulut pendusta..
    jangan liat siapa yang berbicara, tapi nilai dari perkataan itu
    siapapun bisa karena kebenaran ada di jiwa setiap manusia

    itulah kenapa kita bisa menimba ilmu dari para truth seeker, master2 yang telah tercerahkan dari berbagai golongan & kepercayaan

    karena kita semua adalah pecintaNya, pelayanNya

  12. Lets see another world, a different world where all things are possible. A world of hope. The truth.

    nice blog.;)

    =========================================================================

    Subhanallah🙂

    Terima kasih mba Novi
    Semoga Tuhan membimbing hambanya yang tulus dalam berjalan Diri-Nya. amin

  13. Salaam,
    Hmmm….sepertinya representasi dari [18]:60 ya?
    Selama engkau berjalan dengan hanya bersandar kepada sang jasad (simbol nabi Musa), maka kau hanya akan menemukan kepalsuan, karena kesejatian itu hanya akan kau temukan ketika engkau berhasil tenggelam dalam titik “pertemuan dua lautan” yaitu lautan (pengetahuan) yang mengalir dari jasad dan lautan yang mengalir dari sang rasul dalam diri insan (=Khidir). Selamat berjuang semoga kita menjadi hamba2-Nya yang didekatkan. Amin..!
    Wassalaam.

  14. perjalanan = prosesnya
    “proses2 yang harus kita jalani sesudah mati dan dibangunkan kembali. dari alam ruh sampai pda alam akhirat

    kepalsuan = keduniawian
    “disebut palsu sebab segala sesuatu yg ada didunia ini tidaklah kekal

    kesejatian = akhirat
    “kesejatian yang hakiki hanyalah milik allah semata dan “Tiada tuhan kecuali Dia”

    setidaknya kita bisa pahami kata” beliau sebagai pelajaran bagi saya kita dan semua.

    terima kasih

    ==================

    Mas Teguh terima kasih telah berbagi pengalamannya ke saya.

  15. “Pergilah engkau di tempat di mana matahari terbenam. Apabila hati kau penuh dengan kepedihan. Dan, kau akan bertemu aku di sana….”

    “Jangan mencari cinta yang telah hilang…Kerana cinta yang hilang tidak punya jalan pulang…”

    “Bukankah kau selalu merintih setiap malam tentang kehidupan kau yang kosong itu? Dalam pekat malam dan dingin salji yang turun, dinding-dinding mendengar kau berbicara tentang nasib malang kau. Tentang kehidupan ini yang tidak ada makna lagi. Tentang ketenangan JIWA yang hilang. Atau adakah ENGKAU MASIH MAHU MENAFIKANNYA?”

  16. kebenaran sejati adalah al-quran dan as-sunnah,iman dan amal shaleh merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,ketika amal shaleh itu lenyap maka lenyap pulalah imannya,iman terkadang naik dan terkadang turun,naik turunnya iman inilah yang membuat jiwa kita resah dan terguncang,maka peliharalah iman itu dengan sebaik-baik nya,kembalikanlah semua permasalahan dan problematika kehidupan pada al-quran dan as-sunnah agar kita memperoleh ketenangan dan kebenaran yang sejati…

  17. salam kenal mas..mas tulisannya sangat bermanfaat. izin mas copy paste kekomputerku ya..untuk pembelajaran
    hati…

    ======================================================

    Silahkan ya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s