Tentang Pendidikan

Orang-orang yang mengendalikan tali kekang nafsunya dari yang diharamkan berarti keberaniannya telah melampaui tokoh-tokoh perkasa seperti Rustam dan Samson.

Budak hawa nafsu adalah musuh yang paling mengerikan bagimu.

Jiwa raga kita bagaikan kota, yang mengandung kebaikan dan kejahatan. Kau adalah rajanya dan Akal adalah menterimu yang bijaksana.

Di kota itu, orang-orang yang keras kepala memperdagangkan ketamakan dan kebakhilan mereka. Tawakkal dan sederhana adalah warga yang harum dan bijak. Nafsu dan menyia-nyiakan waktu adalah pencuri dan pencopet.

Bila raja mengasihi orang jahat, bagaimana orang bijaksana bisa merasa tenteram?

Nafsu jahat, iri hati, dan kebencian bersatu padu dalam dirimu seperti darah dalam pembuluhnya. Jika musuh-musuhmu ini memperoleh kekuatan, mereka akan melawan perintah dan nasehatmu. Tak akan mereka melawan bila melihat betapa kerasnya Akal.

Para perampok dan bajingan tak akan berkeliaran jika patroli polisi memadai.

Penguasa yang tidak menghukum orang jahat berarti kalah dari musuh negara itu.

Tak banyak yang akan kubicarakan tentang ini; sepatah kata sudah cukup bagi orang yang suka berbuat dari apa yang sudah dibacanya.

– Sa’di (1184 – 1292)

*********

Dikutip dari:

Sastra Sufi, Sebuah Antologi. Karya Abdul Hadi W.M.

10 comments

  1. Salman Al-Farisi berkata;

    “Hati dan jasad adalah seperti seorang tuna netra (orang buta) dan seorang lumpuh yang memasuki sebuah kebun. Si lumpuh berkata kepada sang tuna netra, “Aku bisa melihat buah-buahan yang ada di kebun ini, tetapi tidak dapat memetiknya, karena aku lumpuh. Kau tidak dapat melihatnya, tetapi kau tidak lumpuh. Gendonglah aku.” Sang tuna netra menggendong si lumpuh, maka si lumpuh memetik buah-buahan tersebut, kemudian mereka berdua memakannya.”

  2. subhaanallah, kota yang indah bila penduduknya menebar kedamaian, tangan yang bersedekah, memberi kasih pada fakir, lisan yang bertutur penuh makna, meruntuk kalimat sehingga pendengarnya merasa disisi penciptanya, mata yang tertutup oleh kejahatan, yang terlihat olehnya hanya siaran kebaikan yang dimiliki saudaranya. oh indahnya dan sejuknya memasuki kota dan istana pikirannya, disana aku menemukan ada surga dari bigkai mantik yang akhii tuturkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s