Untuk Ibunda Di Seluruh Dunia

Pada suatu hari, ketika Hasan al-Bashri thawaf di Ka’bah, Makkah, beliau bertemu dengan seorang pemuda yang memanggul keranjang di punggungnya. Beliau bertanya padanya apa isi keranjangnya. “Aku menggendong ibuku di dalamnya,” jawab pemuda itu. “Kami orang miskin. Selama bertahun-tahun, ibuku ingin beribadah haji ke Ka’bah, tetapi kami tak dapat membayar ongkos perjalanannya. Aku tahu persis keinginan ibuku itu amat kuat. Ia sudah terlalu tua untuk berjalan, tetapi ia selalu membicarakan Ka’bah, dan kapan saja ia memikirkannya, air matanya bergelinang. Aku tak sampai hati melihatnya seperti itu, maka aku membawanya di dalam keranjang ini sepanjang perjalanan dari Suriah ke Baitullah. Sekarang, kami sedang thawaf di Ka’bah! Orang-orang mengatakan bahwa hak orangtua sangat besar. Pemuda itu bertanya, “Ya Imam, apakah aku dapat membayar jasa ibuku dengan berbuat seperti ini untuknya?” Hasan al-Bashri menjawab, “Sekalipun engkau berbuat seperti ini lebih dari tujuh puluh kali, engkau takkan pernah dapat membayar sebuah tendanganmu ketika engkau berada di dalam perut ibumu!”

******

tangan-bayi

“Kasih ibu kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi

Tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia”

***

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

*********

:: Kisah diambil dari buku Pencerah Mata Hati Karya Sheikh Muzaffer Ozak

33 comments

  1. merinding bacanya..
    thanks Dimas, postingannya sungguh menggugah.

    ==================

    Sikap para Sufi sering membuat hati ini hanyut.

    Trims mba Novi untuk silaturahminya🙂

  2. ya Allah smoga aku dapat berbakti pada bapak dan ibu…
    walaupun hidupku teramat pendek untuk dilalui…

    ======================

    Semoga Tuhan selalu membimbing kita. amin

  3. Thanks buat postingan yang luar biasa ini…
    Even we couldn’t love anything, mother still be loved…

    ========================

    Terima kasih kembali Munggaran🙂

  4. thanks mas dimas postingan yang ini menyentuh banget..jadi kangen sama mamaku yg lagi ikutan suluk di malaysia sana..miss u mum..semoga ketemu dgn apa yang dicari..trus bagi-bagi ke aku ya..

    =================================

    Terima kasih juga Nia telah berkunjung ke sini🙂 Bagi saya cerita di atas juga begitu menyentuh sanubariku. Orang bijak selalu mengajari kita hal-hal yang sederhana namun penuh makna. Ibu kamu sedang di Malaysia ya, semoga Tuhan selalu menjaganya. amin
    Mudah-mudahan kita bisa saling berbagi ya. Terima kasih

  5. …hanya memberi, tak harap kembali,
    bagai sang surya menyinari dunia…

    nice posting, kak dimas,
    ini hari ultah mama-ku.
    then, sore ini diingatkan lewat tulisan syekh ozak ini.
    pengen ketemu beliau…
    Alhamdulillah…

  6. trimakasih Dimas…
    Lebih dari layak ternyata kalau sekarang si kecil menendang sesering ini. Sudah pasti karena kekhilafan aku kepada Ibu selama berpuluh tahun lamanya. Subhanallah…

    =============================
    🙂
    Speechless….
    Terima kasih mba Ica.

  7. ya Allah ampuni kami yang selalu durhaka kepada IBU….
    sampaikan salamku kepada para ibu di seluruh penjuru ya allah…
    da sampaikan permohonan maafku atas seluruh salah dan dosaku kepada IBU… amiiin….

  8. ya allah ampuni hambamu ini, yang tak bisa luput dari salah & dosa terutama kepada almarhum ibuku. semoga amal ibadahnya dpt engkau terima. Amien

  9. Ass.Wr.Wb.
    Terima kasih buat saudaraKU atas nasehatNYA, ……
    Salam Damai buat semua……

    …..BUNDA…..
    Untuk Engkau Duhai……AHLI DERITA……
    DeritaMU….Apakah Kau RASA DERITA?….PrasangkaKU….
    ……BISIKMU…..NIKMAT……Lalu, PujiKU….Duhai ENGKAU Sungguh PENGEMBAN AMANAH SEJATINYA………KAU SADARI ITU……OlehNYA KAU NIKMATI KaruniaNYA…..

    Untuk Engkau Duhai….AHLI SABAR…….
    SabarMU…..Tidakkah KU ambil HIKMAH?…..NaluriKU……
    ……BELAIMU…..NIKMAT……….Lalu, PujiKU…Duhai ENGKAU
    Sungguh PENGAJAR AHLAK MULAKU…………KU SADARI dengan cermin SABARMU……Itulah SEJATI SABAR…..

    Untuk Engkau Duhai AHLI JIHAD…..LALU SYUKUR….LALU….
    Laksana MUTIARA yang habis kata tuk lukiskan TentangMU…
    …..Hanya Engkau…..BUNDAKU……JIKA ILAH membolehkan SEMBAH Manusia……Hanya Engkau & RASUL KU …..yang patuh ku SEMBAH…..
    ……………………………..
    Salam damai……
    SERAKAH……….

  10. itu keinginanku utk dapat menaikan haji ibuku, ya ALLAH,,,tolong kau berikan jalan ku ,,,tuntun aku agar tercapai keinginannya,amin ya rabal alamin

    ===========

    Amiin.
    Sudah tau tentang tabungan haji? “Perjalanan ribuan km diawali oleh langkah pertama”🙂

  11. Sungguh ceritanya membuat tubuhq merinding,ingat akan kesalahanq sm ibu bpakq?thanks atas pesannya.mga anda slalu dilindungi oleh yg maha kuasa amien3x

  12. Sungguh berbahagia anak yg tlah berbakti kpd ibunya dgn baik. Walaupun demikian seorang anak tak akan bisa memblas jasa orangtuanya terutama ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s