Belajar Dari Bunga

bunga

“…yang selalu menghadapkan dirinya ke langit

dan menyebarkan wewangian ke alam di sekitarnya.”

*********

:: Foto Bunga karya Code Poet

14 comments

  1. haduh…. blog ini bagus2 pisan foto2na…. subhanallah.
    dulu, waktu jalan pagi di sela2 rapat di mega mendung, ada teman yg memetik bunga2, eh temanku yang lain bilang, “jangan dong, dia kan juga sedang berzikir pada Allah…” *duh, dalem*😀

    ====================

    Terima kasih winy untuk sharing ceritanya. Teman kamu bijak sekali🙂

  2. bagaimana dengan bungan raflesia? heee…😀
    blognya bagus.. banyak manfaat dantilannya KEREN ABIZZZ!!
    saluuutt.. saluuuttt…

    ============

    Tulisannya berubah menjadi….

    “Belajar dari bunga yang selalu menghadapkan dirinya ke langit, dan menyebarkan bau busuk ke alam di sekitarnya.”🙂

    Bau busuk dari Rafflesia Arnoldii akan menarik berbagai jenis serangga terutama lalat. Lalat ini akan hinggap dari satu bunga ke bunga yang lain. Rafflesia Arnoldii merupakan tumbuhan berumah dua, sehingga dalam penyerbukannya memerlukan perantara yang berupa hewan. Lalat merupakan hewan utama yang membantu dalam penyerbukan.

  3. *tampilannya/ desainnya keren… sejuukkksss..😀

    ==============

    Menjadi lebih sejuk lagi tatkala senyum mas Dempo hadir di blog ini🙂

  4. dalem temen maknane…seandainya semua manusia memiliki sifat seperti bunga. indah nian dunia ini.

    ===============

    Semoga Sang Pencipta Bunga menganugerahkan kepada kita sifat-sifat indah yang dimiliki oleh bunga. amin

  5. Sufi dan Cinta
    itu,
    sama
    seperti halnya
    Bunga dan Syair
    kedua-duanya
    sama,
    berbagi indah dalam kedamaian
    berbagi damai dalam keindahan

    ================================

    Mereka selalu menyampaikan dari hati mereka. Dan pada akhirnya masuk kembali ke hati.

  6. ku copy-paste dr notes FB…

    “Bunga-bunga itu akan gugur bukan karena rapuh ataupun lemah,
    melainkan karena mereka telah selesai melakukan apa yang harus mereka lakukan.
    Lihatlah! Mereka gugur dengan cara yang paling indah!
    Itu karena tidak ada penyesalan yang mereka rasakan.
    Begitu pula dengan kita Hanmaru—bila mati telah menyelesaikan apa yang harus kita lakukan,
    mengapa perlu menyesal?”

    Taken from:
    Samurai Kazegatana: Pedang Angin, Ichirou Yukiyama.

    Lama ga bertandang, blog kakak makin bagus.

  7. gambarnya bagus pas sama kata katanya

    =====================

    Bunga mekar terlihat indah ya. Saya penasaran jika hati manusia mekar, seindah apakah iya?😕

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s