Berdiri Di Bawah Keteduhan Kebenaran Tuhan

c5df3146-5f6f-4801-9282-e95b9ced9301.jpgCintaku, cucu-cucuku, permata bercahaya yang menyinari mataku. Kemarilah, mari kita beristirahat di bawah keteduhan pohon ini dan mencari perlindungan dari teriknya matahari. Jika kita duduk di bawah cabangnya, kita akan terlindungi dari matahari dan hujan. Tetapi jika kita tetap berada di kejauhan, kita tidak akan menemukan kenyamanan. Sebaliknya kita akan mengeluh “Oh mataharinya begitu terik!” atau “Hujannya membasahiku!” aku tidak mampu menghadapinya! Pohon yang tidak berguna ini tidak memberiku perlindungan apapun!” Kenapa menyalahkan pohonnya sedangkan kita sendiri tidak berdiri pada sisi yang memberikan keteduhan?

Manusia juga menyalahkan Tuhan seperti ini. Dia tidak mencari tempat berteduh dimana Tuhan berada. Dia tidak mencari tempat berteduh pada tindakan-tindakan Tuhan, sifat-sifat-Nya, atau keindahan-Nya. Sebaliknya, manusia berdiri ter-ekspos langsung kepada penderitaan, pada panas dan dingin, dan kepada badai dan penyakit dunia. Dia berdiri pada kegelapan dari ilusi dan menyalahkan Tuhan dan kebenaran karena tidak melindungi dirinya. “Apa itu Tuhan?” katanya. “Dimana Dia sekarang, ketika aku berhadapan dengan begitu banyak bahaya dan penderitaan dari kesulitan-kesulitan yang begitu banyak? Angin badai dan panas yang sangat terik menyiksaku,” katanya sembari menangis. “Kenapa Tuhan tidak menolongku?”

Cucu-cucuku, adalah suatu kebodohan jika menyalahkan Tuhan. Itulah yang dilakukan dunia. Adalah salah kita sendiri jika kita berdiri di tengah-tengah ilusi, neraka, dan kegelapan. Hanya jika berdiri di bawah keteduhan kebenaran Tuhan dan bertindak atas dasar kebijaksanaan dan sifat-sifat-Nya, barulah kita akan ternaungi oleh keteduhan. Engkau harus memikirkan hal ini.

Cintaku, permata yang menyinari mataku. Berdirilah di dalam keteduhan-Nya dan sambutlah kenyamanan-Nya. Amin

M. R. Bawa Muhaiyaddeen

Come to the Secret Garden: Sufi Tales of Wisdom

5 comments

  1. Ya Allah, yang maha membolak-balikan hati,
    sempurnakanlah Hati Kami menuju jalan Ridho Mu”

    Amin..

    ==========================================================================

    Kabulkanlah doa kami ya Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s