Merenungkan Matahari Terbenam

contemplate-sun_blog.jpgKisah Bijaksana ini ditulis oleh Paulo Coelho

***

Tiga orang yang sedang berjalan dengan sebuah kafilah kecil melihat seorang manusia sedang merenungi matahari terbenam di puncak gunung gurun sahara.

“Mungkin itu adalah seorang pengembala yang telah kehilangan domba dan sedang mencari dombanya,” kata orang pertama.

“Bukan, aku rasa dia tidak mencari sesuatu, apalagi ketika matahari terbenam yang akan menyulitkanmu untuk melihat. Aku rasa dia sedang menunggu seorang teman.”

“Aku bertaruh dia adalah seorang manusia suci yang sedang mencari pencerahan,” komentar orang ketiga.

Mereka mendiskusikan apa yang sedang dilakukan manusia tersebut hingga diskusi menjadi hangat dan hampir saja membuat mereka bertengkar satu sama lain. Akhirnya, untuk mengetahui siapa yang benar, mereka memutuskan untuk memanjat gunungnya dan bertanya kepada orang tersebut.

“Apakah engkau sedang mencari domba?” tanya orang pertama.

“Tidak, aku tidak memiliki kawanan domba.”

“Kalau begitu engkau sedang menunggu seseorang,” seru orang kedua.

“Aku adalah seorang penyendiri yang hidup di padang pasir,” jawabnya.

“Sejak engkau hidup di padang pasir, dan hidup dalam kesunyian, maka kami percaya bahwa engkau adalah seorang suci yang sedang mencari Tuhan, dan engkau sedang bermeditasi!” tegas orang ketiga, yakin dengan kesimpulan ini.

“Apakah segala sesuatu yang ada di bumi membutuhkan sebuah penjelasan? Biar aku jelaskan: Aku di sini hanya menyaksikan matahari terbenam, bukankah itu sudah cukup untuk memberikan arti bagi kehidupan kita?”

84610281_f7a933f255_blog493.jpg

*********

:: Foto by brother noeltykay

18 comments

  1. Assalamu’alaikum wr.wb
    Terkadang kita lupa untuk memaknai setiap perjalanan yang kita lalui, setiap hal yang bisa memberikan hikmah kebaikan layak untuk diapresiasikan dlm upaya mendekatkan diri pada sang Khalik. Betapa banyak bukti kekuasan-NYA yang dapat diambil Ibroh dari setiap kejadian yang ada.
    Subhanallah Kisah Bijaksananya..thanks

    @Izzatunna
    Kalo saya renungkan, kita ini seperti anak ikan yang bertanya kepada ibunya “Ibu, dimanakah samudera? saya ingin melihatnya!”. Ibu ikan yang bijak menjawab, “Engkau sedang berada di dalamnya anakku…”
    Sangat sulit untuk selalu ingat kepada-Nya, padahal dimanapun kita berada kita selalu dikelilingi oleh samudera cinta, kasih sayang dan anugerah Tuhan. Semoga dengan Rahmat-Nya, Allah membimbing kita dalam mengenal samudera Kebijaksanaan-Nya. amin

  2. Ya Allah, indah banget.
    Rasakan sajalah.😀

    @danalingga
    Mohon izin duduk disebelahmu. Bersama-sama menikmati indahnya sang surya ketika terbenam.
    Tuhan…sampaikan salam kami kepada matahari. Sungguh ia adalah mahlukmu yang begitu ihklas dan tulus dalam memberikan kehangatan sinarnya kepada kami semua. Jutaan tahun ia telah hidup tanpa sedikitpun meredupkan sinarnya. Jutaan tahun ia memancarkan cahayanya dengan penuh cinta dan kasih sayang kepada bumi sebagai bentuk pengabdiannya kepada-Mu.
    Terima kasih Tuhan atas anugerah-Mu. Sungguh indah ciptaan-Mu. Jadikan kami hamba yang selalu ingat kepada-Mu.

  3. matahari terbenam adalah saat-saat paling indah. gambaran bahwa pada saatnya kita akan meninggalkan terangnya dunia ini. lalu apa yang kita kejar selama ini….

    @hercas
    Terima kasih mas hercas telah berbagi inspirasi. Memang kesibukan dunia ini benar-benar telah melupakan kita dari mengingat dan mensyukuri anugerah Tuhan. Semoga apa pun yang kita lakukan, semuanya dilakukan untuk-Nya
    Semoga hati mas hercas selalu dalam naungan cahaya keindahan Tuhan. amin🙂

  4. Saat waktu itu tlah tiba… aku bertanya dalam hatiku dan juga hati saudara2ku… masih sempatkah kita merasakan indahnya hidup dalam menatap hidup berikutnya? waktu memang berputar… tapi sadarkah kita bahwa dia tak pernah kembali lagi?
    Semoga di kehidupan ini kita senantiasa mendapat keselamatan dan rahmatjuga ridlo-Nya

    @M.Bahruddin
    Terima kasih telah bersama-sama berbagi pengalaman. Sungguh sebuah kesejukan bagi hatiku
    Semoga rahmat-Nya selalu menaungi hati kita semua. amin ya Rabb

  5. Salam semua. Betapa indahnya cerita ini. Kawan seiring pernah berkata kepada saya (maaf dalam bahasa Inggeris): “Enjoy every second of your life, you will notice that each sunset is not the same with the previous one.” Fikirkanlah bersama dan saya akan duduk bersebelahan denganmu setiap hari memerhatikan mentari terbenam. Masya Allah.

    —————————–

    Masya Allah the words are so beautiful. Para guru bijak lainnya juga pernah berkata “Each moment is a new life, each moment you are reborn!”

    Come…sit beside me, and we will share the moment of joy,
    with the Grace of God, each moment become our longing for Him
    each moment we thanks to God for His Love
    each moment will bring us back to the valley of His Unity
    May Allah guide us to His Love. Amin Ya Rabb

  6. yuww, coba bayangin kalu sehari aja matahari absen dari menjalankan perintah Allah u/ menerangi bumi….Duh kaga bisa dibayangin dah…

  7. ass
    trimakasih atas pengetahuannya
    yg slalu mjd hal terbaru bg saya….

    bolehkah saya bertanya
    apa anda tahu Paulo Coelho itu beragama ap
    soalnya saya sudah penasaran sejak lama
    thanx b4

  8. 17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]

    [1442]. Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.

    salam dari batam 2009

  9. setiap ciptaan Allah s.w.t yg kita lihat,sudah mmpu memberikan kita pahala~contohnya sprti melihat matahari terbenam..Subhanallah,..betapa Allah itu Maha Berkuasa sehingga mampu menerangi bumi dengan matahari-NYA tidak seperti lampu2 buatan makhluknya yg amat jauh perbezaannya…
    Makna matahari jika diperhati betul2 ibarat mata yang dicelikkan dan dapat ‘melihat’ hari2 yang dilalui.sama juga seperti fungsi matahari yang memberi kita cahaya sehingga kita dapat lalui kehidupan seharian dgn sempurna..Subhanallah..Alhamdulillah~

  10. *”Aku di sini hanya menyaksikan matahari terbenam, bukankah itu sudah cukup untuk memberikan arti bagi kehidupan kita” …….. *”Aku bersaksi tiada Tuhan selain ALLAH & muhammad adlh utusan Allah”…@:lillahi rabbil ‘alamin.

  11. Aku dn anak2ku suka sekali mlht langit, khususnya mlht keindahan saat sunset. Saat mrk membahas keindahan langit yg mrk lht siang td, aku ingatkn mrk pd SANG MAESTRO, dn sungguh, bb saat kmdn kami takjub menerima “kado” keelokan langit di senja hari yg terlukis spt selendang bidadari! Cantik sekali.
    Dan smp skrg aku blm prnh mlht keelokan langit di senja hari spt “kado” y pernah DIA Hadiahkn u kami.
    Dan aku merenung, setiap senja tdklh sama. Seperti manusia yg meninggal, tdklh mempunyai yg sama.
    Ada yg sdh meninggal lama bertahun2, berpuluh thn bhkn berabad2 yll, tp setiap org msh mlht keelokan senjanya.
    Ada karya2 indah yg msh mencerahi kt, ada keteladanan yg menuntun langkah kt, ada suara2 cinta yg menyejukkan hati kt.
    Lalu seperti apakh senja yg kt punya?

    Duhai Junjunganku, tolonglh aku dn keluargaku dn keturunanku jg slrh saudara muslim agr kami mempunyai senja yg terelok spt y Engkau hadiahkn utk kami. Dan jadiknlh kami mjd hambaMu yg plng bnyk bbakti dn pandai bsyukur kpdMu.

    (Jazakhumullah khairan katsiran, u slrh renungan2 dn tulisannya Mas Dimas. Sy sngt terkesan d keteladanan hamba2Nya y bgerak mlkkn pelayanan. Smg Allah Menolong kt semua u mengabdi, melayani, bbakti dn bkrj u DIA YMh Pemurah lg Mh Penyayang)

    Salam Damay

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s