Jejak Kaki Diriku dan Tuhanku

Suatu malam seorang pemuda bermimpi. Dia bermimpi berjalan bersama Tuhan di sepanjang pantai. Ketika memandang ke langit, pemuda tersebut melihat tampilan perjalanan hidupnya. Setiap tampilan ia melihat ada dua pasang jejak kaki di pasir: satu adalah jejaknya, dan jejak lainnya adalah jejak Tuhan.

Ketika saat-saat terakhir kehidupannya tampil di hadapannya, dia melihat kembali jejak kaki yang ada di pasir. Dia menyadari bahwa beberapa bagiaan waktu dalam hidupnya hanya terdapat satu pasang jejak kaki. Dia juga menyadari bahwa hal itu terjadi ketika saat-saat paling buruk dan bermasalah dalam hidupnya.

Hal ini menggangu pikirannya dan ia bertanya kepada Tuhan tentang hal tersebut:

“Tuhan, Engkau mengatakan bahwa ketika aku memutuskan untuk mengikutimu, Kau selalu berjalan bersamaku sepanjang waktu. Tetapi aku menyadari bahwa selama masa dimana hidupku penuh dengan masalah dan penderitaan, di sana hanya terdapat satu jejak kaki. Aku tidak mengerti kenapa ketika saat-saat dimana aku membutuhkan Mu Engkau malah meninggalkanku.”

Tuhan menjawab: “Anakku yang aku sayangi, Aku mencintaimu dan Aku tidak pernah meninggalkanmu. Selama masa ujian dan penderitaan, ketika kau hanya melihat sepasang jejak kaki, saat itu Aku memikulmu.”

7 comments

  1. subhanallah…. betapakah kita ini sangat bodoh dan tidak bersukur. maha suci Allah dengan segala kasih dan cintanya. terimakasih brother…

    =========================================================================

    Terima kasih kembali. Semoga Allah selalu membimbing kita menjadi hamba yang bersyukur. amin

  2. Tahukah anda cerita di balik terciptanya sajak “FOOTPRINTS”?
    One night I dreamed a dream….
    I was walking along the beach with my Lord.
    Across the dark sky flashed scenes from my life.
    For each scene, I notice two sets of footprints in the sand,
    One belong to me and one to my Lord.
    When the last scene of my life shot before me,
    I looked back at the footprints in the sand.
    There was only one set of footprints.
    I realized that this was the lowest and the saddest times of my life.
    This always bothered me and I questioned the Lord about my dilemma.
    “Lord, You told me when I decided to follow,
    You would walk and talk with me all the way.
    But I’m aware that during the most troublesome times of my life,
    There is only one set of footprints.
    I just don’t understand why, when I need You most, You leave me.”
    He whispered, ” My precious child, I love you and will never leave you, never, ever, during your trials and testings.
    When you saw only one set of footprints,
    It was then that I carried you.”
    Tahukah anda cerita di balik terciptanya sajak “FOOTPRINTS”? Sajak itu telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa pengarang sajak itu. Juga tidak banyak orang tahu apa latar belakang lahirnya sajak itu. Lebih-lebih lagi tidak banyak orang tau bahwa sajak yang berjudul “Jejak” (aslinya : footprints) sebenarnya adalah buah pena masa berpacaran di suatu senja di tepi danau.
    Pengarang sajak itu adalah Margaret Fishback, seorang guru sekolah dasar kristen untuk anak-anak Indian di Kanada.

    =======================

    Wah saya baru tahu ini. Mari kita berterima kasih kepada Margaret Fishback atas kisahnya yang inspiratif🙂

  3. Tuhan hanya oleh kasih karuniaMu kau pulihkan aq dan layakan ku ntk dpt memanggilMu Bapa
    Kau bri yang ku pinta saat q mencari q mendptkan,
    takkan Kau biarkan aq melangkah hanya senDirian Kau slalu ada bagiku,S’bab Kau Bapaku BAPA YANG KEKAL

  4. saya asangat menyukai membaca entry dalam blog saudara.sangat menyentuh hati dan memberi kesedaran

    =============

    Alhamdulillah. Terima kasih atas silaturahminya Nadiah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s