Bersyukur adalah Mutiara

Alkisah tentang seorang raja perkasa yang hobi berburu. Selagi berburu, kudanya meringkik sembari mengangkat kaki ke atas. Raja kaget, lalu terpelanting. Kelingkingnya putus. Raja marah. “Sudahlah Paduka. Kalau kena musibah, lebih baik bersyukur saja,” ujar seorang penasihatnya.

Raja bukannya luluh malah tambah murka. Dengan lantang berteriak : ‘Penjarakan penasihat goblok ini!’ Para pengawal yang selalu taat, tabu untuk membantah, melaksanakan perintah itu. Sang penasihat pun dijebloskan ke penjara.

Lima tahun kemudian, kala berburu, raja ini ditangkap suku primitif. Pria gagah berkulit putih mulus ini akan dipersembahkan pada dewa. Hanya saja, setelah diteliti, lho, kelingkingnya terpotong. Cacat. Suku primitif tersebut membatalkan niatnya untuk mengeksekusi raja. Sebagai penggantinya, pengawalnya yang tidak cacat dijadikan korban. Pengawal itu dieksekusi, dan rajanya dipulangkan.

Setelah itu raja menyadari kekhilafannya. Penasihat yang dulu dipenjara itu pun dilepaskan. “Ananda memang harus bersyukur tidak memiliki kelingking,” kata Raja, mengakui kesalahannya. Ternyata, sang penasihat pun bersyukur, “Kalau saja saya tidak dipenjarakan oleh Paduka, mungkin, hamba sudah menggantikan Paduka sebagai tumbal.”

5 comments

  1. kisah yg bgs,
    apapun yg terjadi dlm hidup qta,harus disyukuri
    krn itulah yg terbaik bwt qta..

    ========================================================================
    Menerapkannya sangat sulit, tapi kita harus terus berusaha🙂

    *Eh mi! Kamu sudah jadi dokter blom? hehehe

  2. i love this..emang sih susah bgts pas kena masalah qta lgs ngucap syukur yg ada biasay malah stress sampe2 hopeless, tp abis ngelewatin bbrapa wktu bahkan berthn2 baru sadar klo ternyata tuh masalah yg bejibun malah yg ngebawa qta ke keadaan yg jaauuuuh lebih baik…baru deh bersyukur! ya telat sih, tp gpplah drpd gak blasss!! hehe…ya minimal pas ketemu yg baik2 jgn ampe lupa bersyukur… trusss ttp berdoa n sabar…ya

    ============================

    Pengalaman pribadi ya?🙂
    Saya pernah mendengar ungkapan…manusia itu harus dimasak dulu agar ‘rasa’nya keluar. Masalah-masalah memasak manusia menjadi lebih dewasa, ia juga merupakan bumbu kehidupan yang membuat hidup menjadi lebih dinamik dan penuh warna-warni. Namun saya sendiri, ketika ada masalah juga banyak sekali mengeluhnya. Bagaimana pun persis seperti yang kamu katakan, tetap syukur, berdoa dan sabar. Semoga Tuhan membimbing kita. Amiin🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s