Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah terdapat seorang pengemis Yahudi buta, yang tiap hari apabila ada orang yang mendekatinya , ia selalu berkata “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”. Tetapi setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu, walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga Beliau wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Lanjutkan membaca ‘Nabi Dan Pengemis Buta’
Nabi Dan Pengemis Buta
•4 April, 2008 • & KomentarPerjalanan Menuju Kesejatian
•18 Maret, 2008 • & Komentar
“Aku akan berjalan ribuan kilometer bersama kepalsuan, sampai aku bisa menemukan satu langkah yang benar dan sejati.”
- Sheikh Abul Qasim Al-Junaid
*********
:: Sheikh Abul Qasim al-Junaid bin Muhammad al-Khazzaz an-Nihawandi adalah seorang sheikh sufi pada abad ke delapan.
Diri Kita Tatkala Di Dalam Perut Ibunda
•17 Maret, 2008 • & KomentarPara sahabat yang aku cintai, kali ini kita akan memundurkan waktu sejenak dan melihat apa yang terjadi pada diri kita tatkala kita berada di dalam rahim ibunda kita. Sungguh begitu Agungnya Sang Ilahi membentuk, menjaga dan memelihara diri kita. Kasih Sayang-Nya meliputi seluruh alam semesta. Sungguh Engkau-lah Tuhan kami Yang Maha Pengasih.
Sahabatku, foto-foto di bawah ini memperlihatkan proses apa saja yang terjadi pada sang janin hingga pada akhirnya ia menjadi seorang manusia. Prosesnya dijelaskan secara bertahap dimulai dari minggu ke 8. Mari Sahabatku kita mulai perjalanan ini.
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
“Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya.
Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS 3:6)
Dari Dalam Ke Luar
•5 Maret, 2008 • & Komentar
Seorang Bijak berkata:
“Anakku, jika kau ingin membuat perubahan dalam hidupmu, mulailah dari dirimu sendiri. Bukan orangtuamu, bukan temanmu, bukan pula sahabatmu. Semua perubahan dimulai dari dirimu sendiri. Dari dalam ke luar, bukan dari luar ke dalam.
Anakku, ketika aku masih kecil dan bebas, dan imajinasiku tidak ada batasnya, aku mengimpikan untuk mengubah dunia; Lanjutkan membaca ‘Dari Dalam Ke Luar’
Waktu Adalah Anugerah-Nya
•5 Maret, 2008 • & Komentar
Posting ini saya dedikasikan untuk diri saya dan para sahabat pengunjung blog yang sedang berusaha untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, karena waktu adalah Anugerah dari Sang Pemilik Waktu.
Untuk mengetahui nilai Satu Tahun,
Tanyakan pada seorang siswa yang gagal
dalam ujian kenaikannya.
Untuk mengetahui nilai Satu Bulan,
Tanyakan pada seorang Ibu yang melahirkan
bayi prematur.
Lanjutkan membaca ‘Waktu Adalah Anugerah-Nya’
Who Am I??? [Episode Two]
•26 Januari, 2008 • & Komentar
******
Where was I?
Allah, where was I before?
Where was I?
What place have I come to?
What will I do here?
Where did I live before?
Allah, where am I?
What must I do now?
How will I see You in this world?
Where are You?
Where are You?
In What place will I see You, O God, O Allah?
Will I see You in the world?
Will I see You in the body?
Will I see You in the next world?
Will I see You in my wisdom?
Will I know You and see You in all lives?
Who created me?
Who sent me down and place me here?
Who made me of earth?
Who dwells hidden within me,
Causing me to do everything I do?
Who, Allahu, who?
How will I know?
How will I understand You?
And where will I reach You?
***
“O Allah, help me to know You, to remember You, to love You, and to worship You in the best of manner”
Amin O Lord Of The Universe
*********
:: Kartun karya Chris Madden
Sekuntum Mawar Hati
•16 Januari, 2008 • & Komentar
Penanya: Apa yang dimaksud dengan hati terbuka? Mengapa hati harus dibuka? Dan apa yang menyebabkan hati terbuka?
Bawa Muhaiyaddeen: Hanya ketika sekuntum mawar mengembang dan merekah, barulah keharumannya menyebar. Bukankah begitu? Sebelum merekah bisakah engkau merasakan keharuman mawarnya? Tidak, engkau tidak bisa. Bisakah engkau melihat keindahan mawarnya? Tidak bisa, ia hanyalah sebuah kuncup. Hanya tatkala mawarnya merekah barulah keindahan dan keharumannya terpancar. Lanjutkan membaca ‘Sekuntum Mawar Hati’
Ayahanda Socrates
•16 Januari, 2008 • & KomentarSocrates yang terkenal bijak di masanya suatu hari didatangi seorang pemuda yang ingin menjadi arif seperti Socrates.
“Saya ingin mengetahui segala sesuatu yang bapak ketahui!” seru pemuda tersebut.
“Kalau memang begitu keinginanmu”, kata Socrates, “ayo ikut bapak ke sungai.”
Dengan penuh rasa ingin tahu, pemuda itu mengikuti Socrates menuju sungai yang ada di ujung kota. Sementara mereka duduk di tepi sungai, Socrates berucap,”Coba lihat baik-baik sungai ini, apa yang kamu lihat?”
“Saya tidak melihat apapun”, kata pemuda itu.
“Lihatlah lebih dekat lagi”, kata Socrates. Lanjutkan membaca ‘Ayahanda Socrates’
Bergegaslah!
•16 Januari, 2008 • & Komentar
Bergegaslah! Sapulah kamar di hatimu. Persiapkan untuk rumah Sang Kekasih. Saat kau keluar, Ia akan masuk. Di dalam dirimu, saat kau terbebas dari dirimu, Ia akan memperlihatkan keindahan-Nya.
- Shabistari
*********
:: Sheikh Mahmud Ash-Shabistari (1288 – 1320) adalah seorang penyair sufi dari Tabriz (Iran). Salah satu literatur karya beliau adalah Gulshan-i Raz (Misteri Taman Mawar).
Sebuah Jam Di Gurun Sahara
•25 Desember, 2007 • & Komentar
Andaikan engkau berkenala di gurun dan menemukan sebuah jam tergeletak di pasir. Apakah yang akan engkau simpulkan? Apakah engkau berpikir bahwa jam ini terjatuh dari kantung seseorang? Atau engkau berpikir bahwa jam ini hadir di tempat ini dengan sendirinya?
Tentu saja setiap orang yang waras tidak akan mengatakan bahwa jam ini terbentuk dengan sendirinya. Suku cadang di dalam jam tidak mungkin terbentuk dengan sendirinya dari logam yang terkubur di dalam pasir. Jam tersebut haruslah ada penciptanya.
Jika sebuah jam mampu menunjukkan waktu dengan akurat, kita pasti mengira bahwa penciptanya sungguh cakap. Lanjutkan membaca ‘Sebuah Jam Di Gurun Sahara’





Komentar Terakhir